Sukses

Kalteng Putra Tak Sembarangan Rekrut Pemain Asing

Jakarta - Kalteng Putra masih berburu pemain untuk menghadapi Liga 1 musim depan. Namun untuk pemain asing, klub promosi ini punya syarat menarik jika ingin bergabung.

Kriteria pemain asing yang dimaksud adalah menyangkut mentalitas. Manajemen Kalteng Putra membidik pemain asing yang tak hanya memiliki kemampuan bermain bagus, tetapi juga bisa mengontrol dirinya di lapangan agar bisa menjadi anutan yang baik bagi pemain lain.

"Kami tidak hanya mencari pemain asing yang memiliki kemampuan bagus. Namun, kami mencari pemain asing yang juga tidak mudah emosional," ujar CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran, seperti dilansir dari situs resmi Liga 1.

Harapan manajemen klub promosi Liga 1 itu sangat bisa dimengerti. Ada pemain asing di pentas sepak bola Indonesia yang akhirnya tidak bisa menjadi contoh bagi pemain lokal karena kerap terbakar emosi di dalam pertandingan karena sejumlah faktor.

Hal tersebut tentu bertolak belakang dengan tujuan awal menghadirkan pemain asing di kompetisi sepak bola Indonesia, yakni memberikan contoh kepada pemain muda dan pemain lokal untuk berkembang lebih baik sebagai seorang pesepak bola.

Tak hanya mentalitas, manajemen Kalteng Putra juga berharap pemain asing nanti bisa beradaptasi baik dengan cuaca, terutama di Palangka Raya yang bisa dikatakan cukup panas sehingga pemain dari luar negeri harus terbiasa.

"Adaptasi dengan iklim dan cuaca di Palangka Raya sangat penting. Hal ini supaya tidak mengganggu permainan. Selain itu agar tidak menyusahkan pemain itu sendiri," ujar Agustiar.

Hingga saat ini Kalteng Putra masih melakukan seleksi pemain, termasuk untuk mencari pemain asing. Sejauh ini baru pemain asing asal Korea, Yu Hyun-koo, yang sudah resmi bergabung di skuat asuhan Gomes de Oliveira itu.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Kuliner Malam Jumat: Sajian Claypot Lezat dengan Resep Autentik

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Persipura Boyong Dua Pemain Brasil
Artikel Selanjutnya
Direksi Anyar Persija Jakarta Berupaya Gunakan GBK sebagai Homebase