Sukses

Arsenal Bungkam Chelsea, Maurizio Sarri Ngamuk

Liputan6.com, London - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri dikabarkan mengamuk kepada pemainnya usai kalah 0-2 dari Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di stadion Emirates, Sabtu (19/1/2019). Hasil ini sangat mengecewakan manajer asal Italia tersebut.

Dia marah besar usai melihat timnya dikalahkan oleh Arsenal. Bahkan, Sarri sempat menunda hadir pada sesi wawancara dengan media yang lazim digelar beberapa saat setelah laga rampung.

Chelsea menelan kekalahan saat berjumpa Arsenal di laga pekan ke-23.Kekalahan ini membuat Chelsea makin rentan dikejar Arsenal dan MU yang saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris.

Dua gol yang bersarang ke gawang Chelsea dicetak oleh Alexandre Lacazette dan Laurent Koscielny. Keduanya terjadi di babak pertama. Hasil ini kontras dengan perjumpaan pertama musim 2018/19 saat Chelsea menang 3-2.

 

 

2 dari 3 halaman

Maurizio Sarri Marah

Bukan hanya kalah, Chelsea juga bermain tidak cukup baik. Sepanjang laga, hanya ada satu tendangan ke gawang yang mampu dilakukan oleh Eden Hazard dan kolega. Tentu saja ini bukan sebuah catatan yang bagus.

Tidak heran jika kemudian Maurizio Sarri mengaku marah dengan performa anak asuhnya di laga melawan Arsenal.

"Saya benar-benar marah dengan pendekatan yang kami pakai hari ini. Saya bisa mengerti bahwa ketika melawan tim kuat Anda bisa mengalami situasi menyulitkan setiap waktu. Tapi, kami harus memberi reaksi lebih baik," ucap Sarri dikutip dari Four Four Two.

"Itu adalah pendekatan yang tidak bisa kami terima. Itu sama dengan [kalah 1-0 lawan] Tottenham. Kami pikir kami akan mengatasi masalah itu, tapi kami merasa kesulitan menemukan motivasi untuk bangkit," tandas Sarri.

3 dari 3 halaman

Bukan Soal Taktik

Maurizio Sarri menyebut kekalahan yang dialami oleh Chelsea bukan soal taktik uang diterapkan di laga tersebut. Taktik yang dipakai sudah benar, menurut Sarri. Tapi, Chelsea kalah lantaran Arsenal punya motivasi yang lebih besar.

"Kami tidak bisa bicara soal taktik. Dari sudut pandang teknis, tim berada pada level yang sama. Tapi Arsenal punya tekad lebih besar dari kami."

"Sepertinya, sebagai sebuah tim, mereka [pemain Chelsea] tidak begitu agresif dalam hal mental. Ini adalah kondisi yang sulit diubah dan membutuhkan waktu untuk bisa melakukannya," tandas mantan pelatih Napoli.

Sumber: Bola.net

Plt Ketum PSSI jadi Tersangka Pengaturan Skor

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Klasemen Liga Inggris: Liverpool di Puncak, Arsenal dan MU Dekati 4 Besar
Artikel Selanjutnya
Arsenal Bungkam Chelsea di Stadion Emirates