Sukses

4 Hal yang Bantu Luka Modric Raih Ballon d'Or

Liputan6.com, Madrid - Luka Modric sukses memenangi Ballon d'Or 2018. Gelandang Real Madrid itu menyisihkan nama-nama tenar seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Kesuksesan ini tidak terlepas dari jejak rekam Luka Modric di musim lalu. Di Real Madrid, Modric berhasil menjuarai Liga Champions.

Di level tim nasional, mantan gelandang Tottenham Hotspur ini membawa timnas Kroasia ke Final Piala Dunia 2018. Sayang, Kroasia harus kalah dari Prancis di partai puncak.

Kemenangan Modric di Ballon d'Or memutus dominasi Ronaldo dan Messi yang sudah berlangsung dalam 10 tahun terakhir. Kedua pemain tersebut masing-masing telah memenangkan lima gelar.

Seperti dilansir Sportskeeda, berikut empat faktor yang membuat Modric pantas meraih Ballon d'Or.

 

 

 

2 dari 5 halaman

1. Liga Champions

Seperti diketahui, Modric sukses meraih gelar juara Liga Champions bersama Real Madrid di musim 2017/18. Gelar tersebut merupakan yang ketiga secara beruntun bagi Los Galacticos.

Peran Modric dalam keberhasilan itu terbilang cukup sentral. Di bawah asuhan Zinedine Zidane, Modric menjadi tulang punggung di lini tengah Real Madrid.

Bersama Casemiro dan Toni Kroos, ketiganya membentuk trio lini tengah terbaik di dunia. Jika Kroos bermain lebih ke dalam, Modric berperan sebagai penghubung antara lini serang dan bertahan Real Madrid.

3 dari 5 halaman

2. Piala Dunia

Timnas Kroasia menjadi sorotan ketika berhasil tampil hingga ke final Piala Dunia 2018. Kesuksesan itu tidak terlepas dari peran Modric sebagai kapten tim sekaligus jenderal di lini tengah.

Berkat kerja kerasnya, Kroasia yang tidak diunggulkan melangkah hingga partai puncak. Di semifinal, Kroasia juga mengalahkan kandidat juara, Inggris yang diisi para pemain muda.

Sayang, harapan untuk membawa trofi Piala Dunia ke Zagreb -ibukota Kroasia- pupus. Prancis di bawah asuhan Didier Deschamps tanpa ampun menghajar Kroasia 4-2.

Namun hal itu tidak menghalangi Modric untuk menyabet gelar sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2018.

4 dari 5 halaman

3. Kegagalan Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2018

Panggung Piala Dunia 2018 boleh jadi kuburan Messi dan Ronaldo untuk meraih Ballon d'Or keenam mereka. Bagaimana tidak, keduanya gagal tampil maksimal bagi tim nasional masing-masing.

Messi gagal mengulangi capaian di Piala Dunia 2014 dengan membawa Argentina ke Final. Di Piala Dunia 2018, Argentina asuhan Jorge Sampaoli hanya sampai babak 16 besar.

Serupa dengan Ronaldo, CR7 hanya bisa melangkah hingga babak 16 besar bersama timnas Portugal.

Padahal, jika berhasil di Piala Dunia 2018, bukan tidak mungkin, keduanya akan kembali bersaing di pentas Ballon d'Or tahun ini.

5 dari 5 halaman

4. Suara Publik

Pemilihan Ballon d'Or dilakukan lewat pemungutan suara jurnalis sepak bola dari seluruh dunia. Di tahun ini, Modric keluar sebagai pemenang setelah meraih 753 poin.

Bisa dibilang, kesuksesan Modric dilatarbelakangi keinginan publik untuk melihat perubahan. Publik diduga sudah mulai jengah dengan dominasi Messi- Ronaldo di penghargaan ini.

Maklum, keduanya telah mendominasi selama 10 tahun terakhir. Ricardo Kaka menjadi pemenang Ballon d'Or terakhir sebelum keduanya mendominasi pentas sepak bola dunia.

Ditunjang dengan prestasi Modric semusim belakangan, publik pun mendapatkan angin segar untuk memilih sang gelandang sebagai pemenang.

Artikel Selanjutnya
Real Madrid Lepas Kovacic, 2 Klub Liga Inggris Siap Tampung
Artikel Selanjutnya
Kagumi Messi, Bek Barcelona Anggap Modric Pantas Dapat Ballon d'Or