Sukses

Barcelona Mulai Kehabisan Bensin

Liputan6.com, Barcelona - Lari Barcelona tidak sekencang dulu. Sempat memimpin 11 angka atas pesaing terdekat, keunggulan El Azulgrana kini hanya sebesar lima angka.

Selisih kedua tim semakin menipis menyusul kegagalan Barcelona menumbangkan Las Palmas. Klub Catalonia itu harus puas bermain 1-1 di Gran Canaria, Kamis (1/3/2018) atau Jumat (2/3/2018) WIB. 

Jarak tersebut bahkan berpotensi menjadi lebih sedikit pada akhir pekan ini. Barcelona dijadwalkan menjamu rival terbesar Atletico Madrid di Camp Nou, Minggu (4/3/2018).

Jika tumbang, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya tiga nilai di atas anak asuh Diego Simeone. Dengan kompetisi menyisakan 11 pertandingan, Atletico Madrid memiliki banyak kesempatan untuk menyalip Barcelona.

"Laga berat menanti di depan mata. Kami dalam posisi terdepan di klasemen. Kami akan berusaha keras mempertahankannya," tegas gelandang Barcelona, Sergio Busquets, dilansir SPORT.

1 dari 4 halaman

Ancaman Atletico Madrid

Atletico Madrid punya kemampuan untuk menjadi tim pertama yang mengalahkan Barcelona di La Liga musim ini. Mereka punya pertahanan terbaik di Negeri Matador.

Los Colchoneros baru kemasukan 11 kali dari 26 pertandingan, lebih baik ketimbang Barcelona (13).

Juara Spanyol 10 kali itu juga memiliki pemain terpanas saat ini, Antoine Griezmann. Pemain asal Prancis tersebut menghasilkan delapan gol dari tiga penampilan terakhir di seluruh kompetisi.

Teranyar Griezmann memborong gol kemenangan 4-0 Atletico Madrid atas Leganes, Rabu (28/2/2018). "Atletico bermain tanpa rasa takut dan selalu mencoba kompetitif. Kami terus mempersiapkan diri untuk menghadapi Barcelona," tegas Simeone.

2 dari 4 halaman

Jadwal Padat

Terbukanya persaingan juara La Liga musim ini tidak terbayangkan menyusul sepak terjang Barcelona di awal kampanye. Mereka bahkan terus memperlebar jarak dan sempat memimpin 11 angka atas Atletico Madrid pada jornada 21.

Namun, tiga hasil imbang pada lima laga terakhir membuat keunggulan terpangkas. Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, menyorot padatnya jadwal padat sebagai alasan di balik penurunan performa anak asuh.

Tampil di seluruh kompetisi, El Azulgrana mayoritas bermain tiga kali dalam sepekan sejak pergantian tahun. Satu-satunya waktu istirahat dimiliki pada pertengahan Februari lalu.

Khusus duel Atletico Madrid, Valverde juga menilai adanya keuntungan bagi lawan. Los Colchoneros beraksi sehari lebih awal ketimbang Barcelona pada laga pertengahan pekan. Artinya, Diego Costa dan kawan-kawan punya waktu rehat ekstra.

"Operator kompetisi seharusnya bersikap bijak mengingat krusialnya partai akhir pekan nanti," keluh Valverde.

3 dari 4 halaman

Skuat Tipis

Jadwal padat tersebut tidak diiringi kedalaman skuat. Beberapa harapan seperti Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho masih beradaptasi.

Beberapa nama seperti Denis Suarez, Paco Alcacer, Andre Gomes, atau Aleix Vidal jarang membayar kepercayaan ketika mendapat kesempatan bermain. Sementara Arda Turan, Rafinha Alcantara, Javier Mascherano, dan Gerard Deulofeu begitu mengecewakan sehingga dilepas.

Dengan keterbatasan ini, tidak heran jika laju Barcelona melambat. Kondisi itu mengkhawatirkan karena kompetisi memasuki fase krusial.

Setidaknya Barcelona tidak perlu lagi memikirkan Copa del Rey. Mereka sudah melaju ke final dan menghadapi Sevilla pada 21 April mendatang.

Namun, El Azulgrana masih perlu fokus ke Liga Champions. Mereka tengah bersaing memperebutkan tiket perempat final melawan Chelsea.

Artikel Selanjutnya
Ini Kiat Khusus Dembele buat Cepat Beradaptasi di Barcelona
Artikel Selanjutnya
Klasemen La Liga: Atletico Madrid Kejar Barcelona