Sukses

Rajevac Ratapi Kemalangan Ghana

Liputan6.com, Johannesburg: Afrika berduka. Kecurangan penyerang Uruguay, Luis Suarez, yang tampak sengaja menahan bola hasil sundulan gelandang Ghana, Dominic Adiyiah, ke gawang Uruguay dengan tangannya di menit terakhir babak tambahan serta gagalnya tendangan penalti Asamoah Gyan memastikan tersingkirnya The Black Stars dari Piala Dunia 2010 lewat drama adu penalti. Pelatih Ghana, Milovan Rajevac meratapi kemalangan yang dialami oleh anak-anak asuhannya ini.

“Tidak ada kata-kata yang dapat mengekspresikan apa yang kami rasakan. Ini merupakan insiden ketidakjujuran dalam olahraga, tetapi saya mengucapkan selamat kepada Uruguay—mereka beruntung,” ungkap Rajevac. “Yang bisa saya katakan bahwa inilah sepakbola.”

“Kami memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai semifinal—kami berjuang hingga adu penalti, tetapi Anda semua telah menyaksikan apa yang terjadi. Pihak musuh memiliki keuntungan psikologis dalam adu penalti. Semuanya terjadi begitu cepat. Kami memiliki dukungan yang luar biasa dari Afrika. Kemenangan bisa menjadi layaknya cerita dongeng bagi kami,” jelasnya lagi.

Meski begitu, Rajevac juga mengungkapkan rasa bangga terhadap perjuangan anak-anak asuhannya. “Saya sangat bangga. Kami berhasil meraih hasil yang bagus di sini dan seluruh Afrika mendukung kami. Kami tidak layak kalah dan sangat sulit untuk membicarakan hal tersebut saat ini. Kami sedang mengalami kesialan. Hanya itu yang bisa saya katakan,” tutur Rajevac dengan air muka sedih.(CHR/ANS/Soccernet)