Sukses

Harga Minyak Turun Dihantam Data Perumahan AS

Harga minyak merosot pada perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) merespons data penjualan rumah eksisting di Amerika Serikat (AS) yang sedikit mengecewakan.

Seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (22/2/2014), harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun US$ 55 sen menjadi US$ 102,2 per barel di New York Mercantile Exchange. Begitupun minyak mentah jenis Brent juga ikut melemah US$ 45 sen menjadi US$ 109,85 per barel.

National Association of Realtors melaporkan, penjualan rumah eksisting di AS turun sepanjang Januari ke level terendah dalam satu setengah tahun. Namun berkurangnya persediaan rumah terus mendorong harga rumah di banyak negara.

Total penjualan rumah eksisting yang terdiri dari transaksi penjualan rumah tunggal keluarga dan kondominium, merosot 5,1% dari Desember menjadi 4,62 juta pada Januari.

Administrasi Informasi Energi (Energy Information Administration/EIA) melaporkan stok minyak mentah AS meningkat 973 ribu barel menjadi 362,3 juta barel pekan lalu. Distilasi (sulingan) cadangan, yang termasuk bahan bakar pemanas dan diesel turun 300 ribu barel pekan lalu. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan 1,9 juta barel.

Sementara itu, data manufakturing China juga turut menekan harga minyak mentah. Data awal HSBC untuk indeks pembelian manajer (PMI) China jatuh ke 48,3, tingkat terendah tujuh bulan, setelah tergelincir menjadi 49,5 pada Januari. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi. (Ndw)

Loading