Sukses

Ditjen Pajak Dorong Layanan Penyampaian Pajak Secara Online

Pengembangan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time untuk memudahkan masyarakat menyampaikan SPT sehingga lebih efisien.

Hal itu menjadi latar belakang pengembangan e-filling dalam menyampaikan SPT Pajak. "Ada beberapa latar belakang pengembangan e-filling ini dilakukan, sehingga penyampaian SPT Tahun pajak bisa lebih efisien, dan bisa memudahkan masyarakat banyak," ujar Direktur Teknologi Informasi Perpajakan Ditjen Pajak, Iwan Djuniardi, ketika ditemui di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (6/12/2013).

Iwan mengatakan, sebelum pengembangan e-filling tersebut, Ditjen Pajak mengalami beban biaya besar. Pertama, beban administrasi yang besar bagi DJP dalam melakukan penerimaan, pengolahan dan pengarsipan SPT di sepanjang tahun.

Kedua, ekonomi biaya tinggi terkait proses penerimaan, pengolahan dan pengarsipan SPT yang sangat panjang dan memakan waktu yang sangat lama. Ketiga, pentingnya inovasi berbasis teknologi untuk menuju administrasi perpajakan yang lebih ramping.

"Ketika pengembangan e-filling sudah dilakukan maka bisa mempermudah masyarakat dalam menjalankan penyampaian SPT, tentunya sangat efektif dan efisien," kata Iwan.

Iwan menjelaskan, untuk itu layanan e-filling ini harus didorong secara kuat, agar dapat berjalan lancar dan baik. Ketika meningkatkan layanan e-filling ini, maka target perolehan penerimaan pajak bisa lebih ditingkatkan dengan baik.

Adapun jenis layanan pengembangan e-filling bisa dilakukan dengan dua cara yaitu melalui perusahaan penyedia jasa aplikasi (ASP) dan melalui website Ditjen Pajak dengan mengklik www.pajak.go.id.  (Dis/Ahm)

  • Direktorat Jenderal Pajak adalah salah satu eselon satu di bawah Kementerian Keuangan Indonesia.
    ditjen pajak
  • SPT adalah surat yang isinya tentang pemberitahuan pelaporan perhitungan pajak.
    SPT