Sukses

Serikat Nelayan Indonesia Tolak Konsesi ZEE untuk Vietnam

Liputan6.com, Jakarta Serikat Nelayan Indonesia (SNI) menolak pemerintah memberikan konsesi kepada Vietnam, dan berharap pemerintah Indonesia sebagai negara kepulauan seharusnya mempunyai peran strategis.

Sekadar informasi, perundingan penetapan batas atau konsesi ZEE antara Indonesia dan Vietnam telah berlangsung selama 12 tahun. Selama ini Indonesia dan Vietnam telah menyelenggarakan 15 kali perundingan.

Hingga saat ini, hasil perundingan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia belum menemukan tanda kejelasan terhadap wilayah laut Indonesia yang merupakan bagian integral kedaulatan Negara Kesatuan Republik dan juga berdasarkan UNCLOS 1982. Penolakan ini menjadi pernyataan sikap SNI tentang masalah perundingan batas ZEE Indonesia-Vietnam pada Kamis (20/10/2022).

SNI menilai pemerintah seolah tidak berdaya untuk mengambil sikap dan keputusan dalam perundingan penetapan batas ZEE dengan Vietnam. Sekretaris Jenderal SNI Budi Laksana, mengatakan jika konsesi ZEE ke Vietnam akan berdampak negatif pada nelayan dan sangat merugikan kepentingan nelayan.

“Jika Indonesia mengalah dan kalah dalam perundingan Indonesia dan Vietnam maka nelayan Indonesia akan kehilangan pekerjaannya. Jika merujuk pada tahun 2021 nelayan Vietnam sudah menjajah laut Indonesia dengan melakukan pencurian ikan dengan 39 perahu nelayan Vietnam yang ditangkap terutama di Laut Natuna Utara, dan kemungkinan ini masih banyak kapal-kapal Vietnam berkeliaran. Belum jika konsesi itu diberikan kepada negara Vietnam maka nelayan akan menyempit wilayah tangkapnya.” jelas Budi dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, seperti dikutip Minggu (23/10/2022).

Dia mengingatkan jika nelayan Indonesia sebagai penyumbang protein bagi jutaan masyarakat Indonesia akan menjadi hilang kepercayaannya jika sampai konsesi ZEE Indonesia diberikan kepada Vietnam.

Untuk Pertemuan Teknis ke-16 penetapan batas ZEE antara Indonesia dan Vietnam direncanakan akan diselenggarakan di Hanoi, Vietnam pada paruh kedua Oktober 2022.  Dia berharap pemerintah melindungi dan penuhi wilayah tangkap nelayan Indonesia di ZEE Indonesia, libatkan nelayan Indonesia sebagai terdepan dalam menjaga wilayah kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia. "Jika konsesi itu diberikan kepada negara Vietnam maka nelayan akan menyempit wilayah tangkapnya," jelas dia.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS