Sukses

Top 3: Cerita Erick Thohir Mantap Beli Inter Milan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya membeli klub bola dan menjabat sebagai Presiden Inter Milan.

Ia mengaku bahwa awal mula dirinya memang fans berat Inter Milan. Ia menjadi pemuja I Nerazzurri atau Si Biru Hitam saat klub sepak bola asal Italia tersebut membangun Trio Jerman.

Ketiga pemain yang dimaksud ialah Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann.

Artikel mengenai Erick Thohir ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu 24 September 2022:

1. Cerita Erick Thohir Beli Inter Milan, Semakin Yakin saat Umrah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya membeli klub bola dan menjabat sebagai Presiden Inter Milan. Dalam obrolan bersama Helmi Yahya, Erick Thohir bercerita hal tersebut berawal karena ia adalah salah satu fans Inter Milan.

Certa berawal saat Erick Thohir roadshow media ke New York, Amerika Serikat (AS). Saat ia tiba di Indonesia, ia ditawari membeli salah satu klub sepak bola asal Eropa. Namun ia tidak terlalu memikirkan tawaran tersebut. Selain masalah harga, Erick Thohir lebih tertarik pada klub bola Italia.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

2. Tenang, Uang BPJS Ketenagakerjaan Masih Utuh Meski Terima Subsidi Gaji

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan, sumber dana Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji tahun 2022 senilai Rp 600.000 bersumber dari APBN, bukan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, uang penerima manfaat BSU di BPJS Ketenagakerjaan tidak dikenakan potongan.

"Bantuan ini tak mengurangi uang teman-teman pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan," kata Menaker Ida.

Menaker Ida menerangkan, pemberian BSU Rp600.000 ini merupakan wujud hadirnya negara dan ikut merasakan dampak dari kenaikan BBM subsidi beberapa waktu lalu. Selain itu, BSU ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3 dari 3 halaman

3. Bank Indonesia Buka Potensi Biaya Transfer Gratis antar Bank via BI Fast

Bank Indonesia (BI) membuka kemungkinan bila nantinya tarif transfer antar bank melalui BI Fast tidak dipungut biaya, alias gratis.

Adapun saat ini BI Fast telah memangkas tarif transfer antar bank dari tadinya sebesar Rp 6.500 menjadi Rp 2.500. Pihak bank sentral pun tengah berupaya agar biaya transfer tersebut nantinya bisa lebih kecil.

"Kita berharap bukan hanya murah, tapi gratis nantinya. Ini sebagai salah satu fasilitas dari perbankan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono.

Simak artikel selengkapnya di sini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.