Sukses

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Menguat ke 14.870 per Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi menguat di tengah antisipasi rilis data inflasi di Amerika Serikat.

Rupiah pagi ini menguat 6 poin atau 0,04 persen ke posisi 14.870 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.876 per dolar AS.

"Dolar AS melemah di tengah pasar yang terlihat mengantisipasi rilis data inflasi AS di hari Rabu," kata analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya seperti dikutip dari Antara, Selasa (9/8/2022).

Data inflasi AS akan dicermati oleh pelaku pasar untuk menjadi petunjuk terkait langkah bank sentral AS The Federal Reserve selanjutnya.

Berdasarkan hasil survei Reuters, diperkirakan inflasi tahunan AS akan turun menjadi 8,7 persen pada Juli dari sebelumnya di 9,1 persen.

Ekspektasi akan turunnya inflasi di Negeri Paman Sam saat ini dipicu oleh terkoreksinya harga minyak akhir-akhir ini.

Prospek turunnya inflasi AS mungkin akan meredakan juga ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan bertindak agresif dalam kebijakan moneternya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Sentimen Lainnya

Sentimen lainnya yaitu memburuknya ketegangan antara AS-Tiongkok atas Taiwan. Dalam perkembangan terbaru Tiongkok masih mengadakan latihan militer di dekat perbatasan Taiwan.

Kendati demikian, AS baru-baru ini mengisyaratkan tidak ada eskalasi besar dalam risiko geopolitik yang mungkin terjadi dari Beijing.

Pada Senin (8/8) lalu, rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,12 persen ke posisi 14.876 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.894 per dolar AS.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS