Sukses

Ampuh Tekan Kecelakaan, Menhub Bakal Tambah Anggaran Mudik Gratis 2023

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana akan menambahkan pagu anggaran program Mudik Gratis. Hal ini untuk menekan angka kecelakaan pada perayaan Mudik Lebaran Idulfitri 2023 mendatang.

"Program Mudik Gratis ini kita harapkan di-improve dan bila perlu anggaran yang kita alokasikan di tambah," kata Menhub Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/5).

Menteri Budi menyampaikan, pelaksanaan program Mudik Gratis terbukti efektif menurunkan angka kecelakaan akibat beralihnya jumlah pemudik dengan sepeda motor ke moda angkutan umum. Dia mencatat, angka kecelakaan mudik pada 2022 turun 40 persen dibandingkan 2019 lalu.

"Kecelakaan lalu lintas turun diikuti dengan penurunan jumlah pengguna sepeda motor," tekannya.

Selain menambah anggaran Mudik Gratis, Kementerian Perhubungan juga berkomitmen untuk memperkuat sinergi bersama kementerian/lembaga terkait hingga pemerintah daerah untuk menyukseskan perayaan mudik Lebaran Idul fitri 2023. Menurutnya, sinergi terbukti turut berkontribusi besar dalam kesuksesan perayaan arus mudik lebaran tahun ini.

"Kita memang perlu harus lakukan beberapa strategi, rekayasa lalu lintas, agar mudik ini bisa lancar. Kolaborasi menjadi poin penting ke depan," tutupnya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kemenhub Siapkan 350 Bus Mudik Gratis, Tampung 10.500 Penumpang

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyiapkan 350 bus mudik gratis untuk masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman, yang bisa menampung hingga 10.500 penumpang.

"Rinciannya 270 bus untuk mudik 8.500 penumpang dan 80 bus untuk arus balik 2.400 penumpang," kata Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Marta Hardisarwono di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (7/4).

Selain menyediakan bus mudik gratis, pihaknya juga menyediakan truk untuk mengangkut sepeda motor. Dia mengatakan truk yang disediakan ini sebanyak 34 unit untuk mengangkut 1.200 unit kendaraan roda dua para pemudik.

"Setelah dua kali absen animo masyarakat untuk mudik cukup tinggi di Lebaran ini. Oleh karena itu, kami siapkan angkutan mudik gratis untuk mengantisipasi kepadatan di jalan termasuk dengan menyiapkan armada khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua yang dikutsertakan dalam mudik," katanya.

3 dari 4 halaman

Menhub Minta BUMN dan Swasta Tambah Kuota Mudik Gratis

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kementerian / lembaga, perusahaan BUMN, dan swasta untuk menambah kuota mudik gratis. Alasannya, guna membantu masyarakat dan menekan tingkat kendaraan di jalanan.

Menhub menyampaikan, guna melaksanakan hal itu masih ada waktu yang bisa dimanfaatkan. Ia menyebut, tiga hari kedepan masih bisa jadi waktu yang tepat melaksanakan mudik gratis.

"Saya imbau kita, polisi, Jasa Raharja, BUMN, sudah melakukan (mudik gratis), kepada perusahaan, masih ada tiga hari ini, tolong berikan CSR-nya kepada semua karyawannya diberikan fasilitas mudik gratis," katanya di Terminal Jati Jajar, Depok, Kamis (28/4/2022).

Hal ini diminta Menhub Budi karena Ia mengaku menerima testimoni dari peserta mudik gratis. Diantaranya mengaku bahagia dan terbantu.

"Saya komunikasikan kepada pemilik perusahaan bahwa begitu gembiranya mereka diberikan kesempatan mudik gratis ini, karena dari Depok langsung ke kampungnya, ada Wonosobo, Wonosari dan lainnya," kata dia.

"Kalau itu terjadi itu bisa meringankan (beban) saudara kita untuk pulang mudik dan meringankan lalulintas agar tidak penuh," ujarnya.

Menhub menyampaikan, misalnya, ada tambahan 10 bus dari perusahaan dikalikan 200 perusahaan sudab bisa mencapai 2000 bus.

"Tentunya bus ini ada jumlahnya dan harganya tidak mahal," kata dia.

 

4 dari 4 halaman

Tambah Bus

Selain meminta kuota mudik gratis ditambah, Menhub Budi juga meminta suplai bus di terminal-terminal besar ditambah. Alasannya, masih banyak warga yang belum mendapatkan akses bus untuk mudik.

"Saya minta kepada dirjen darat agar menambahkan jumlah suplai bis, tugaskan PO yang masih memiliki stok bis untuk dilakukan mulai malam ini," katanya.

"Supaya teman-teman kita yang mudik tidak kebingungan dan dilakukan dengan tarif maksimal batas atas," terangnya.