Sukses

Mahasiswa Jawa Timur Beri Kartu Hijau untuk Erick Thohir, Apa Alasannya?

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur. Kelompok yang terdiri dari 7 organisasi besar mahasiswa di Jawa Timur itu kompak memberikan dukungan dan apresiasi kepada Erick Thohir dalam komitmennya memperkuat demokrasi dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat.

Dalam acara yang dihelat di GOR Banyuwangi tersebut Erick sebelumnya berdiskusi mengenai arah kebijakannya selama memimpin Kementerian BUMN. Setelahnya, Erick Thohir lantas disematkan medali dari masing-masing organisasi.

Nauval Winartono Perwakilan Cipayung Plus Jatim mengatakan 'kartu hijau ini diberikan kepada Pak Erick Thohir atas kinerja dan etos kerjanya di Kementerian BUMN.

Dari catatan para mahasiswa, ada beberapa poin yang layak untuk digarisbawahi. Pertama, Erick dinilai berhasil membawa BUMN menjadi korporasi negara yang sehat dengan pencapaian laba yang dramatis. Kedua, Erick dinilai memiliki komitmen kerakyatan.

Ketiga, Erick Thohir juga mampu menyelesaikan sengkarut kasus korupsi pada kasus Jiwasraya dan Asabri.

Menerima dukungan dari Kelompok Organisasi Mahasiswa itu diakui Erick merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan komitmen yang sungguh-sungguh.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pendidikan dan UMKM

Dalam sambutannya, Erick mengatakan concern-nya saat itu ada di problem pendidikan dan UMKM terutama yang berbasis digital. Situasi ekonomi di tengah kencangnya arus disrupsi akan membawa banyak perubahan, terutama di lapangan kerja.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu banyak menyalurkan program di bidang pendidikan seperti beasiswa kepada mahasiswa dan magang di BUMN, supaya terjadi upskilling, dan adaptasi beberapa jenis pekerjaan baru.

Program itu tak lain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dan sejalan dengan visi serta misi Indonesia Emas 2035.

Berbicara demokrasi, Erick mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang menjalankan siklus demokrasi paling baik, "Demokrasi salah satu yang tersukses di dunia, pergantian kepemimpinan, check and balance di media, termasuk sosial media, tidak ada yang namanya pembreidelan. Artinya demokrasi kita sudah ada di jalan yang benar," ungkapnya di hadapan sekitar 300 aktivis mahasiswa Cipayung.

Tujuh organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Banyuwangi itu antara lain PMII, HMI, SEMMI, PII, GMNI, IMM dan PMKR.

3 dari 4 halaman

Dorong Ekonomi Umat, Erick Thohir Sambangi Pondok Pesantren

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Darussalam Blokagung di Banyuwangi, Jawa Timur. Tujuan dari kunjungan Erick Thohir ini salah satunya untuk mendorong ekonomi umat di kalangan para santri.

"Selalu percaya pesantren adalah tempat para santri menuntut ilmu sekaligus menempa akhlak. InsyaAllah menghasilkan sumber daya berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa," tulis Erick Thohir dalam akun resmi Instagramnya, Minggu (15/5/2022).

"Ini menjadi motivasi utama saya untuk terus mendukung dan selalu berada di belakang mereka," ungkap dia.

Dalam posting video yang dibagikan akun Instagram @erickthohir, pihak pondok pesantren mengapresiasi kesungguhan Erick yang menyempatkan diri hadir langsung ke Banyuwangi.

"Didoakan Insya Allah setiap malam santri-santri akan beristighosah untuk mendoakan pak Erick Thohir. Mudah-mudahan beliau tambah berhasil," ujar dia.

Erick lantas mengutarakan maksudnya menyempatkan diri untuk bertemu, bersilaturahmi ke berbagai lembaga pendidikan, baik pondok pesantren maupun ke perguruan tinggi.

"Tidak lain ingin memastikan dan merajut bahwa kita perlu dua hal. Lalu memastikan sumber daya manusia yang baik, dan juga memastikan yang namanya ekonomi ini merupakan ekonomi kerakyatan dan juga ekonomi umat," tuturnya.

4 dari 4 halaman

Erick Thohir Klaim 6.000 Santri dan Mahasiswa Sudah Magang di BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap telah ada 6.000 orang yang ikut magang di perusahaan pelat merah. Itu berkaitan dengan program magang bagi mahasiswa dan santri dari pesantren-pesantren.

Ia mengungkapkan, langkah ini dilakukan semata untuk mempersiapkan generasi muda kedepannya sebagai bagian penting pembangunan Indonesia.

“Kami di Kementerian BUMN membuka yang namanya magang untuk mahasiswa, sudah bekerja sama dengan banyak perguruan (tinggi), lalu juga program santri magang bekerja sama dengan banyak pesantren,” katanya dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat (13/5/2022).

“Totalnya kurang-kurang sudah 6000 (orang) di dua program itu,” imbuh dia.

Ia membeberkan langkah ini merupakan langkah penyiapan bagi generasi muda menghadapi tantangan pembangunan kedepannya. Salah satunya di bidang digital yang diprediksi akan semakin berkembang pesat.

Bahkan, Menteri Erick menyebut generasi muda saat ini adalah ujung tombak pembangunan Indonesia.

“Milenial, Gen-Z adalah ujung tombak pembangunan indonesia kedepan, tetapi tentu yang harus diantisipasi kan dengan adanya disrupsi daripada digital ini. Pekerjaan akan berubah, pekerjaan yang hari ini (ada) mungkin sepuluh tahun lagi tidak ada,” ujarnya.

“Nah itulah kenapa kita terus dorong sekarang,” tambah Erick.