Sukses

Top 3: Erick Thohir Dukung Ahok Bongkar Bobrok BUMN

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir angkat suara menanggapi banyaknya masalah kontrak yang terjadi di tubuh perusahaan pelat merah. Hal ini menanggapi pernyataan Ahok.

Menteri Erick pun berterima kasih kepada Ahok. Erick pun mengungkit soal transparansi dan bisnis proses di BUMN. Termasuk juga yang ada di tubuh Pertamina.

Artikel mengenai dukungan Erick Thohir kepada Ahok ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis 2 Desember 2021:

1. Dukung Ahok Bongkar Bobrok BUMN, Erick Thohir: Saya Tak Mau Terus di Zona Nyaman

Menteri BUMN Erick Thohir angkat suara menanggapi banyaknya masalah kontrak yang terjadi di tubuh perusahaan pelat merah.

Diketahui, beberapa waktu lalu, Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut banyak kontrak BUMN yang bermasalah.

Menanggapi pernyataan Ahok, Menteri Erick mengungkit soal transparansi dan bisnis proses di BUMN. Termasuk juga yang ada di tubuh Pertamina.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

2 dari 3 halaman

2. Luhut Jengkel, Turis Asing Lebih Irit Belanja di Indonesia Ketimbang Malaysia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan merasa jengkel atas rendahnya tingkat pengeluaran turis asing di Indonesia daripada sejumlah negara di kawasan Benua Asia dalam satu malam. Bahkan, dibandingkan negara tetangga Malaysia hingga Jepang.

"Data pada 2018, pengeluaran turis (asing) per malam Indonesia ini menunjukkan kita paling rendah dengan Malaysia. Kita masih rendah (dengan) Jepang dan seterusnya," kesalnya.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3 dari 3 halaman

3. RI Waspada Omicron, Masa Karantina WNA dan WNI Ditambah Jadi 10 Hari

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah memperpanjang masa karantina bagi Warga Negara Asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) yang bepergian ke luar negeri. Menurut Luhut, perpanjangan untuk merespon merebaknya varian Omicron.

"WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yg dilarang masuk kemarin, ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari," jelas Luhut dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi variant omicron. Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember 2021.

 Simak artikel selengkapnya di sini