Sukses

Top 3 Bisnis: Harga Emas Cetak Rekor Termahal

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas naik dan sentuh level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan Kamis. harga emas di pasar spot naik 0,2 persen ke level USD 1.796,59 per ounce pada pukul 13:46 EDT, setelah mencapai level tertinggi sejak 15 September di USD 1.800.12 per ounce.

Salah satu penyebabnya yaitu olatilitas yang tinggi pada perdagangan saham di bulan ini yang dapat memicu beberapa permintaan safe-haven untuk emas.

Artikel mengenai kenaikan harga emas ini menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Berikut daftar artikel yang paling banyak dibaca di kanal Bisnis Liputan6.com, Sabtu (16/10/2021):

1. Harga Emas Sentuh Level Tertinggi dalam 1 Bulan

Harga emas naik dan sentuh level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan Kamis. Pendorong kenaikan harga emas ini karena pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yang membuat investor beralih ke emas sebagai lindung nilai.

Mengutip CNBC, Jumat (15/10/2021), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen ke level USD 1.796,59 per ounce pada pukul 13:46 EDT, setelah mencapai level tertinggi sejak 15 September di USD 1.800.12 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,2 persen ke level USD 1.797,9 per ounce.

Baca artikel selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

2. Inilah 6 Pintu Masuk dan Syarat WNI dari Luar Negeri Datang ke Indonesia

Pemerintah menetapkan 6 titik pintu masuk bagi warga negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri ke Indonesia. Syarat kedatangan WNI diperketat untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Pengetatan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia (WNI) Pelaku Perjalanan Internasional pada 13 Oktober 2021 lalu.

Baca artikel selengkapnya di sini

3 dari 3 halaman

2. Bikin Resah, YLKI Minta OJK Telusuri Sumber Dana Pinjol Ilegal

Pinjaman online atau pinjol ilegal semakin marak dan membuat resah masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang meminjam ke pinjaman online ilegal berakhir tidak mampu membayar dan terkena tekanan mental lantaran cara penagihannya dengan teror dan intimidasi.

Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo, menilai maraknya pinjaman online ilegal membuktikan bahwa OJK dan lembaga terkait kurang tegas dalam menindak. Oleh karena itu, pendekatan pengawasannya harus diubah.

Baca artikel selengkapnya di sini