Sukses

Erick Thohir Pastikan Bali Siap Kedatangan Wisatawan Mancanegara

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN, Erick Thohir memastikan terus mendukung persiapan Bali menyambut gelombang wisatawan mancanegara.

Hal ini sejalan dengan rencana pembukaan jalur penerbangan internasional di bandara Ngurah Rai, Bali, 14 Oktober mendatang.

Menteri Erick memastikan, hal itu terkait dengan kesiapan infrastruktur, prosedur kesehatan, dan keselamatan karena meski pandemi COVID-19 sudah jauh menurun, tapi tidak ada jaminan 100 persen terproteksi.

"Kementerian BUMN terus mendukung kebangkitan pariwisata Bali. Baik dalam waktu dekat, terkait rencana pembukaan rute penerbangan internasional, dan juga di masa mendatang dengan rencana kami membangun KEK Kesehatan di Sanur," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (6/10/2021).

Hal tersebut dinyatakan Menteri Erick saat mengunjungi Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Jayasabha, rumah dinas Gubernur Bali, di Denpasar, Selasa (5/10/2021).

"Pariwisata di Bali harus bangun dari pandemi, sebagai salah satu indikator bahwa Indonesia secara perlahan tapi pasti, sudah mulai bersiap bangkit paska pandemi," jelasnya.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Tetap Waspada

Dia menambahkan kesiapan dan kewaspadaan Bandara Internasional Ngurah Rai sebagai akses utama para wisatawan harus benar-benar terjaga dan ditingkatkan.

Tujuannya agar dalam kondisi yang tidak ada jaminan penuh terproteksi ini, para turis dan juga masyarakat tetap menomorsatukan kedisplinan dengan selalu menggunakan masker dan menjaga kesehatan.

"Kami akan memaksimalkan perusahaan BUMN yang terkait dengan pembukaan penerbangan internasional ini agar niat baik untuk membangkitkan Bali berjalan maksimal," jelas dia.

Ada beberapa aspek yang jadi perhatian nantinya, misalnua dukungan pengelola bandara, kesiapan maskapai, hingga penunjang sektor lesehatan.

"Misalnya, kesiapan dan kewaspadaan Angkasa Pura sebagai pengelola bandara, lalu penambahan akses penerbangan ke Bali melalui Garuda atau Citilik, serta menyiapkan fasilitas kesehatan di Bali yang melibatkan BUMN Holding rumah sakit dan juga farmasi," tukasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.