Sukses

Posisinya Bakal Digantikan Seorang Perempuan, Erick Thohir Beri Syarat Ini

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak enam remaja perempuan akan memperebutkan kursi kepemimpinan Kementerian BUMN dan BUMN lain selama satu hari. Keenam perempuan ini nantinya diberikan kesempatan mengambil alih pekerjaan atau take over pekerjaan para pimpinan dalam program #GirlsTakeOver.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan untuk menggantikan posisi dirinya tentu dibutuhkan proses panjang tidak hanya dalam satu hari. Para keenam wanita tersebut akan melewati proses selama dua hari ke depan.

"Saya tentu yakini proses seleksi baik, dalam satu hari dua hari saya tentukan siapa gantikan saya," kata Erick Thohir, Senin di Kementerian BUMN, Senin (27/99).

Mantan Bos Inter Milan itu bahkan sempat berkelakar, keenam perempuan yang ingin menggantikan dirinya harus mampu berlari mengelilingi monas sebanyak 10 kali. Sebab, untuk menjadi menteri membutuhkan fisik kuat.

"Untuk menggantikan saya proses butuh beberapa hari. Hari ini saya minta mereka lari ke monas 10 kali, karena jadi menteri butuh fisik. Dan mereka dijemur di tengah matahari. Karena kursi menteri panas," canda Erick Thohir.

Seperti diketahui, selain posisi Kementerian BUMN, sejumlah petinggi perusahaan BUMN lainnya akan digantikan oleh enam remaja perempuan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Dirut BUMN

Dalam #GirlsTakeover 2021, Menteri BUMN dan Direktur Utama dari Angkasa Pura I, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Kimia Farma, dan Telkomsel siap berpartisipasi untuk “diambil alih” posisinya selama satu hari oleh enam (6) kaum muda perempuan berusia 20-24 tahun.

Mereka telah terpilih melalui seleksi ketat dan serangkaian tes terhadap 7,023 pendaftar, sejak akhir Agustus hingga pertengahan September 2021.

Enam perempuan tersebut adalah Adinda, 20 tahun dari Jawa Tengah; Arum, 23 tahun dari Sulawesi Selatan; Putri, 21 tahun dari Jawa Barat.

Sharon, 24 tahun dari Jawa Barat; Sisilia, 22 tahun dari Nusa Tenggara Timur; dan Virdha, 23 tahun dari Jawa Tengah

"Kita perlu ciptakan kepemimpinan baru tidak itu-itu saja. Di negara lain banyak kepemimpinan muda di 2045. Kita jadi negara besar. Kepemimpinan muda jadi jembatan ke sana," tandasnya.Dwi Aditya PutraJournalist at Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Infografis Gebrakan 30 Hari Menteri BUMN Erick Thohir