Sukses

Bisakah BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan?

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan berkali-kali. Saat ini, suku bunga acuan BI telah berada di level 3,5 persen. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI ingin suku bunga acuan kembali turun untuk mendorong perbakan menurunkan bunga kredit juga. Namun hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

“Kami sudah turun dan suku bunga 3,5 persen itulah terendah, suku bunga Bank Indonesia (BI) memang pengennya turun lagi tapi inflasi kita tidak memungkinkan itu,” kata Perry dalam diskusi Peran Perbankan dalam memajukan UMKM, Minggu (25/7/2021).

Langkah BI terus menekan suku bunga tersebut sebagai upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi, khususnya untuk membantu UMKM agar tetap bisa bertahan di masa sulit pandemi covid-19 ini.

Lebih lanjut Perry memaparkan, bahwa selama pandemi ini BI sudah banyak mengeluarkan berbagai kebijakan untuk membantu UMKM. Misalnya menurunkan suku bunga, memastikan likuiditas di perbankan melimpah untuk mendukung perbankan menyalurkan kredit.

 

2 dari 3 halaman

Dukungan untuk UMKM

Kemudian, mendukung kebijakan pemerintah yang meminta agar pembiayaan perbankan untuk UMKM menjadi 20 persen, bahkan Presiden meminta ditingkatkan menjadi 30 persen.

“Kami juga mendukung kebijakan kebijakan makro, mendorong pembiayaan perbankan ke dunia usaha antara lain adalah untuk rasio pembiayaan perbankan sektor UMKM yang tentu saja adalah sekitar 20 persen, kami dalam proses menindaklanjuti Instruksi Presiden untuk ditingkatkan menjadi 30 persen Kami sedang rumuskan,” ungkapnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan BI untuk mendukung UMKM di masa pandemi covid-19, yakni BI aktif melakukan pembinaan, menghubungkan UMKM dengan akses keuangan digital, serta mendorong UMKM untuk go internasional.

“Memang kami juga terus aktif mendukung UMKM ini di berbagai langkah yang kami lakukan, tidak hanya masalah pembinaan, kemudian juga menyambungkan akses keuangan digital, juga mengangkat UMKM kita untuk go nasional go internasional go digital,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: