Sukses

Top 3: Cara Ajarkan Kelola THR ke Anak

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya anak-anak akan mendapat THR di momen Lebaran. Mungkin meskipun jumlahnya tak besar, tetap perlu diajarkan cara mengelola uang tersebut.

Selama ini kebanyakan orang tua jarang mengajarkan bagaimana memperkenalkan nilai uang bahkan mengelola keuangan yang baik kepada anak.

Padahal setiap umur anak mengalami perubahan pandangan terhadap uang. Dari masih bisa berjalan hingga tumbuh dewasa.

Artikel mengenai cara tepat mengajarkan anak-anak untuk mengelola uang menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Jumat 14 Mei 2021:

1. Dapat THR Lebaran, Begini Cara Tepat Ajarkan Anak Kelola Uang Berdasarkan Umur

Salah satu aspek terpenting dalam mengajar anak-anak tentang uang adalah menciptakan pelajaran yang sesuai dengan usia dengan memperkenalkan konsep dengan cara yang sesuai dan benar-benar dipahami. Namun, seperti kebanyakan pelajaran hidup, beberapa strategi cocok untuk segala usia.

Namun kebanyakan orang tua jarang mengajarkan bagaimana memperkenalkan nilai uang bahkan mengelola keuangan yang baik dengan jelas, karena setiap umur anak itu mengalami perubahan terhadap uang saat anak-anak tumbuh dewasa.

Berikut pelajaran yang tepat disesuaikan dengan umur, dalam mengajarkan anak-anak tentang nilai uang.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

2 dari 3 halaman

2. Sri Mulyani: Lebaran Terpisah dengan Keluarga jadi Cobaan Berat saat Pandemi

Biasanya, Idul Fitri merupakan saat spesial dimana seluruh keluarga berkumpul dan saling bermaaf-maafan. Namun, sudah dua tahun ini tradisi saling bertemu dan memaafkan ini tak bisa dijalankan karena adanya pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, Lebaran di tengah pandemi Covid-19 menjadi cobaan yang sangat berat bagi mereka yang terpisah jarak dengan orang tua, keluarga, dan handai taulan. Apalagi tahun ini, masyarakat tidak diperkenankan mudik Lebaran.

"Rasa rindu ingin bertemu keluarga tentu menjadi cobaan yang sangat berat," ujarnya seperti dikutip dari laman instagram @smindrawati.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3 dari 3 halaman

3. Mudik Lebaran Dilarang, Bisnis Rest Area Tol Makin Jeblok

Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengeluhkan kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah selama masa Lebaran Idul Fitri 1442 H, tepatnya pada 6-17 Mei 2021.

Ketua Umum Aprestindo R Widie Wahyu GP mengatakan, dampak dari aturan larangan mudik tersebut akan makin terasa bagi pengusaha rest area tol pada malam takbiran hingga hari H Lebaran.

"Kalau pemerintah/petugas konsisten melakukan pelarangan mudik, pasti akan lebih turun jauh. Biasanya akan mulai sepi dari mulai H-1 atau malam takbiran," ujar Widie kepada Liputan6.com.

Simak artikel selengkapnya di sini