Sukses

Top 3: Menebak BUMN Pengelola TMII

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pemrintah akan menyerahkan pengelolaan TMII tersebut kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Meski begitu, belum ada kepastian BUMN mana yang akan mengelola TMII. Direktur Eksekutif BUMN Institute Achmad Yunus mengatakan, pengelolaan TMII nantinya harus disesuaikan dengan pasar yang dituju.

Artikel mengenai siapa yang akan mengelola TMII ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis 15 April 2021:

1. Siapa BUMN yang Pantas Kelola TMII?

Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah atau TMII diambil alih oleh negara. Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno menyebut TMII akan dikelola oleh badan usaha milik negara (BUMN) pariwisata.

Meski begitu, belum ada kepastian BUMN mana yang akan mengelola TMII. Direktur Eksekutif BUMN Institute Achmad Yunus mengatakan, pengelolaan TMII nantinya harus disesuaikan dengan pasar yang dituju.

"Tergantung pemerintah, pasar yang diincar untuk TMII ini apa? Kalau menengah keatas, ya, ITDC, tapi kalau wisata rakyat, ya, TWC," ujar Achmad.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

2 dari 3 halaman

2. Siapa Saja yang Bisa Dapat THR? Ini Aturannya

Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker) mewajibkan setiap perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran 2021. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Kemnaker melalui Instagram resminya @kemnaker, menjelaskan berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021, Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, dan SE Nomor M/6/HK.04/IV/2021, yang berhak mendapatkan THR Keagamaan antara lain:

Pekerja atau buruh berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), yang memiliki masa kerja selama 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3 dari 3 halaman

3. Ingin Dapat Diskon Tarif Listrik Terbaru? Ini Caranya

Masyarakat dan para pelaku usaha masih bisa mendapatkan stimulus tarif listrik untuk periode April - Juni 2021. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,3 triliun untuk diskon listrik ini.

EVP Tarif dan Subsidi (EVP ATS) PT PLN (Persero), Tohari Hadiat, mengatakan untuk mendapatkan subsidi kuartal II 2021 ini cukup mudah. Para pelanggan PLN bisa mengakses aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui menerima diskon listrik atau tidak.

"Caranya cukup dilihat saja rekeningnya apakah ada potongan atau tidak. Itu bisa dilihat di aplikasi PLN Mobile, nanti di sana bisa lihat rekeningnya berapa dan akan kelihatan dapat subsidi atau tidak," jelas Tohari.

Simak artikel selengkapnya di sini