Sukses

Awal Pekan, IHSG Dibuka Anjlok ke 5.126,67

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Sebanyak 127 saham menguat namun tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (3/8/2020), IHSG turun 15,33 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.126,67. Sementara indeks saham LQ45 juga turun 1,06 persen ke posisi 794,41.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.157,27. Sedangkan terendah 5.101,59.

Sebanyak 127 saham menguat namun tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 97 saham melemah dan 170 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 33.641 kali dengan volume perdagangan 333,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 465,4 miliar.

Tercatat, investor asing jual saham di pasar reguler mencapai Rp 164,87 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.580 per dolar AS.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, dua sektor menguat yaitu sektor perkebunan yang naik 0,45 persen dan sektor pertambangan naik 0,03 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor keuangan turun 1,66 persen. Kemudian disusul sektor perdagangan turun 1,55 persen dan sektor aneka industri yang turun 1,49 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Saham-saham yang menguat antara lain, MASA naik 16,24 persen ke Rp 680 per lembar saham. Kemudian BUVA naik 10,71 persen ke Rp 62 per lembar saham dan PRIM naik 10,29 ke Rp 300 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain ADMG anjlok 6,96 persen ke Rp 107 per lembar saham, KIJA yang turun 6,92 persen ke Rp 148 per lembar saham, dan PYFA melemah 6,74 persen ke Rp 830 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: