Sukses

Dipimpin Sektor Industri Dasar, IHSG Ditutup Melemah ke 4.608,79

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Investor asing jual saham Rp 347 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (6/5/2020), IHSG ditutup turun 21,34 poin atau 0,46 persen ke posisi 4.608,79. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga melemah 0,51 persen ke posisi 687,44.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.647,52 dan terendah 4.597,75.

Sebanyak 244 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 150 saham menguat dan 145 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 523.304 kali dengan volume perdagangan 6,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,4 triliun.

Investor asing jual saham Rp 347,42 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.045.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor tertekan. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 2,87 persen, infrastruktur yang melemah 1,37 persen dan manufaktur melemah 0,92 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor pertambangan yang melonjak 0,89 persen. Kemudian disusul sektor konstruksi menguat 0,73 persen dan sektor aneka industri naik 0,61 persen.

 

2 dari 2 halaman

Saham Pendorong

Saham yang melemah antara lain LPIN yang turun 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, SMKL melemah 7 persen ke Rp 186 per lembar saham dan ASRM turun 7 persen ke Rp 1.860 per lembar saham.

Saham yang menguat diantaranya PTIS yang naik 34,38 persen ke Rp 86 per saham, TAMA naik 26,53 persen ke Rp 186 per saham dan YPAS naik 24,57 persen ke Rp 436 per saham.