Sukses

Investor Asing Jual Saham, IHSG Dibuka Amblas 103,21 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Sebanyak 163 saham melemah, kemudian 31 saham menguat.

Pada pembukaan perdagangan Rabu (18/3/2020) pukul 09.00, IHSG melemah 103,21 poin atau 2,35 persen ke posisi 4.347,96.

Adapun indeks saham LQ45 juga turun 4,79 persen ke posisi 651,13. Seluruh indeks saham acuan berada di zona merah.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.473,82 dan terendah 4.323,65. Sebanyak 144 saham melemah, kemudian 66 saham menguat dan 53 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 26.603 kali dengan volume perdagangan 293,6 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 360,1 miliar.

Investor asing jual bersih saham Rp 40,02 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.215.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona merah. pelemahan dipimpin sektor industri dasar yang turun 5,28 persen. Disusul sektor aneka industri yang terjun 5,12 persen dan sektor keuangan melemah 4,40 persen.

Saham-saham yang melemah dan mendorong IHSG terjun diantaranya MEDC yang turun 7 persen ke Rp 372 per lembar saham, PNLF melemah 6,99 persen ke Rp 173 per lembar saham dan JPFA turun 6,97 persen ke Rp 935 per lembar saham.

Saham yang menguat antara lain NELY naik 33,86 persen ke Rp 170 per saham, APEX naik 29,41 persen ke Rp 220 per saham dan PNSE naik 21,24 persen ke Rp 565 per saham.

2 dari 3 halaman

Perdagangan Kemarin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa kemarin. Pada perdagangan hari ini BEI sempat menghentikan perdagangan sementara.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (17/3/2020), IHSG ditutup terperosok 233,90 poin atau 4,99 persen ke posisi 4.456,74,35. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 6,60 persen ke posisi 683,65.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.698,04 dan terendah 4.447,95.

Sebanyak 357 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 68 saham menguat dan 91 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 390.374 kali dengan volume perdagangan 5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,7 triliun.

Investor asing jual saham Rp 800 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.170.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, semuanya berada di zona merah. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 5,90 persen. Disusul sektor infrastruktur anjlok 5,87 persen dan sektor manufaktur yang turun 5,70 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG terperosok diantaranya PNLF yang turun 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, BJTM melemah 7 persen ke Rp 452 per lembar saham dan XPSG turun 6,99 persen ke Rp 359 per lembar saham.

Saham yang menguat antara lain APEX naik 25,93 persen ke Rp 170 per saham, ARKA naik 25 persen ke Rp 1.775 per saham dan PNSE naik 24,60 persen ke Rp 466 per saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bulog Gelar Operasi Pasar di Jakarta, Harga Gula Hanya Rp 12.500 per Kg
Artikel Selanjutnya
Gandeng Telkomsel, Zenius Berikan Akses Belajar Online Gratis