Sukses

Investor Asing Beli Saham, IHSG Ditutup Menguat ke 6.295,74

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.025.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu(30/10/2019), IHSG ditutup di zona hijau dengan naik 14,6 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.295,74. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,12 persen ke posisi 999.

Sebanyak 177 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 231 saham melemah dan 145 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 518.407 kali dengan volume perdagangan 17,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9 triliun. 

Investor asing beli saham mencapai Rp 1,72 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.027.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, tiga sektor berada di zona merah dan tujuh sektor berada di zona hijau.

Penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang melesat 2,37 persen. Diikuti oleh sektor perkebunan yang menguat 0,54 persen dan sektor industri dasar naik 0,36 persen.

Sedangkan sektor saham yang melemah antara lain sektor infrastruktur yang turun 0,67 persen, sektor aneka industri turun 0,40 persen dan sektor perdagangan turun 0,10 persen.

Sementara saham-saham yang menguat antara lain MPRO yang naik 24,91 persen ke Rp 1.830 per saham, BYAN naik 23,53 persen ke Rp 42 per saham dan INPS naik 16,28 persen ke Rp 5.000 per saham.

Saham-saham yang melemah antara lain OPMS turun 21,47 persen ke Rp 150 per saham, IPCC turun 16,49 persen ke Rp 785 per saham dan NICK turun 9,33 persen ke Rp 272 per saham.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Investor Asing Borong Saham, IHSG Dibuka Menguat ke 6.136,85
Artikel Selanjutnya
Ditekan Sentimen Global, IHSG Bakal Menguat Terbatas