Sukses

3 Cara Sederhana Meningkatkan Rasa Empati di Kantor

Liputan6.com, Jakarta - Jika Anda ingin karier naik, memiliki kemampuan teknis yang hebat atau bagaimana Anda harus memiliki keterampilan pribadi tidaklah cukup.

Jika seorang manajer hebat dalam hal teknis tetapi tidak dapat bergaul dengan timnya, lalu bagaimana manajer ini dapat mengelola proyek jika tidak dapat mengelola sebuah tim?

Untuk alasan ini, jika Anda ingin menjadi manajer yang lebih baik atau rekan kerja yang lebih baik, Anda harus berusaha meningkatkan empati.

Di bawah ini ada tiga cara sederhana untuk meningkatkan rasa empati Anda di tempat kerja, seperti dikutip dari Laruno.id:

1. Mendengarkan orang lain

Dengarkan orang lain dengan sangat hati-hati. Jangan mendengarkan dengan rasa terpaksa, dengarkan dengan hati dan pikiran terbuka. Hanya dengan cara ini, Anda dapat memahami apa yang dibicarakan lawan bicara.

Perhatikan nada suara dan bahasa tubuh mereka. Benar-benar mencoba merasakan apa yang dikatakan orang lain kepada Anda, dapat sangat membantu terutama jika Anda mendiskusikan topik yang memecah-belah. Anda tidak perlu menyetujui semua hal yang orang lain katakan tetapi penting untuk memahami apa yang sedang dibicarakan.

2 dari 3 halaman

2. Perlakukan orang lain dengan baik

Perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Bersikap baik kepada orang-orang dan tersenyum pada mereka. Jangan lupa bahwa sopan santun dan kebaikan yang baik selalu menang dalam hubungan.

Jika Anda memperlakukan orang lain dengan baik, Anda juga akan diperlakukan dengan cara yang sama. Dengan cara ini, Anda dapat membangun hubungan yang sehat dengan rekan kerja Anda.

Misalnya, jika Anda akan memberikan hadiah ulang tahun kepada rekan kerja, pikirkan apakah orang yang menerima hadiah ini benar-benar menyukainya atau tidak. Daripada memilih sesuatu yang Anda suka, coba pikirkan tentang sesuatu yang di sukai orang tersebut.

3 dari 3 halaman

3. Menghargai keberagaman

Menghargai keberagaman dapat dilakukan dengan menghormati dan mau bergaul dengan orang-orang dari bermacam-macam latar belakang, seperti perbedaan agama, suku dan budaya.

Menghargai keberagaman dapat dijadikan sebagai peluang untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan semua orang untuk sama-sama maju meskipun berbeda-beda. Dan berani menentang sikap diskriminatif dan intoleran, dengan saling menghargai akan menciptakan suasana yang tentram dan damai.

Semoga Bermanfaat.

GRATIS... Pelatihan 365 hari bersama Tung Desem Waringin yang bisa merevolusi bisnis, marketingsales, karier, kehidupan, kesehatan, kebahagiaan, dan keuangan bahkan percintaan dengan materi terbaru seharga Rp 2.997.000.

Khusus untuk 97 orang pembaca Liputan6.com hari ini jadi GRATIS, daftar sekarang juga, klik di sini untuk daftar

Loading
Artikel Selanjutnya
Ditanya Mengapa Resign saat Wawancara Kerja? Ini 5 Jawaban Terbaik
Artikel Selanjutnya
Workaholic Bukan Berarti Pekerja Handal, Ini 5 Tandanya