Sukses

Live Report:PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID II

Dua Emiten Ini Bakal Melantai Perdana di BEI

Liputan6.com, Jakarta Pasar saham Indonesia akan kedatangan dua emiten baru pada perdagangan saham Kamis (10/1/2019). Dua emiten akan mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
 
Jumlah saham PT Estika Tata Tiara yang bakal dilepas kepada publik sebanyak 376,862 juta unit, sebesar 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan ETT setelah IPO. 
 
Dari IPO ini, perusahaan bidang produksi dan distribusi makanan olahan terpadu tersebut, akan memperoleh tambahan modal sebesar Rp 128,13 miliar. Itu berarti saham ETT ditawarkan seharga Rp 340 per unit. 
 
Adapun dana hasil IPO ini antara lain akan digunakan sebesar 45 persen untuk pembelian sapi hidup baik lokal maupun impor. Sebesar 25 persen untuk pembelian barang dagangan berupa daging impor maupun lokal. 
 
Sisanya 30 persen untuk investasi perluasan kandang dan membangun fasilitas produksi baru di Subang (Jawa Barat) dan Salatiga (Jawa Tengah). Bersamaan dengan penawaran saham baru, ETT juga menawarkan Waran Seri I sebanyak 37,686 juta unit. 
 
 
Jika seluruh waran dieksekusi, maka saham eks waran mencapai 2,50 persen dari total saham ditempatkan dan disetor pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO saham. 
 
Setiap pemegang 10 saham baru akan memperoleh satu Waran Seri I, dimana setiap satu Waran Seri I memberi hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru. 
 
Sementara itu, harga pelaksanaan Waran sebesar Rp 550 per unit. Itu berarti ETT nantinya akan memperoleh tambahan modal Rp 20,73 miliar. 
 
Selain itu, PT Pollux Investasi International juga akan IPO pada pagi hari ini. Adapun harga IPO ditetapkan sebesar Rp 1.635 per saham dengan jumlah saham yang dilepas mencapai 402,10 juta sehingga dana yang akan diraih mencapai Rp 657,44 miliar. Perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Loading
Artikel Selanjutnya
186 Saham Menguat, IHSG Ditutup Naik ke 6.225,49
Artikel Selanjutnya
Rupiah di Level 14.059 per Dolar AS, IHSG Dibuka Menguat