Sukses

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pantau Saham Pilihan Ini

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan bakal lanjutkan penguatan pada perdagangan saham Rabu (10/10/2018) ini. Namun, penguatan IHSG masih bersifat terbatas.

Indikator momentum relative strength index (RSI), menunjukan harga saham kini memasuki area oversold. Oleh sebab itu, IHSG dipastikan menguat meski masih terbatas.

"Secara teknikal memang pergerakan IHSG melanjutkan aksi rebound. Namun ini masih bersifat jangka pendek. Itu melihat signal positif dari indikator stochastic yang golden-cross pada area oversold," tutur Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi Taulat di Jakarta.

Dengan bertenggernya IHSG di zona positif, Lanjar pada hari ini memproyeksikan IHSG berpeluang bergerak terbatas dengan support dan resistance di 5.757-5.862.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan berpendapat, pola upward bar mengindikasikan IHSG akan berada di teritori positif. Ia pun memprediksikan IHSG bakal melanjutkan zona hijaunya hari ini.

"Ada potensi penguatan pada laju IHSG. Range tersebut berada di 5.742-5.823," jelas dia. 

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

2 dari 3 halaman

Saham Pilihan

Adapun seiring potensi positifnya pasar pada hari ini, Analis Lanjar yakin merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Kemudian ia juga memilih PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT JAPFA Tbk (JPFA), serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Sedangkan Nafan memilih saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan juga PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Rupiah di Posisi 15.227 per Dolar AS, IHSG Naik 35,71 Poin
Artikel Selanjutnya
IHSG Dibuka Menghijau, Rupiah di Posisi 15.205 per Dolar AS