Sukses

Menko Luhut Emoh Jadi Wakil Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi-JK sudah membawa perubahan besar di Indonesia. Hal tersebut disampaikan sesuai dengan pengalaman yang dimiliki sejak menjadi menteri mulai 2001.

"Saya kan pernah jadi menteri dari mulai 2001, saya punya pengalaman banyak melihat perubahan ini," ujar Menko Luhut saat memberi sambutan di acara Konferensi Geopark Nasional Pertama di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (12/72018).

Luhut mengatakan, dia memuji pemerintahan Jokowi-JK bukan karena jabatannya sebagai pembantu presiden. Dia juga menegaskan, tidak berniat untuk menjadi pendamping Jokowi di pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Saya tidak puji-puji Pak Joko Widodo karena saya menterinya. Tidak lah. Mau apa lagi, mau jadi wapres? Enggaklah. Jadi enggak ada keinginan itu sama sekali," kata Menko Luhut disambut tawa dan tepuk tangan peserta yang hadir.

Menko Luhut menambahkan, pemerintahan saat ini sudah cukup bagus membawa perubahan bagi negeri ini. Salah satunya pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

"Jadi saya bisa memberikan kalau boleh penilaian terhadap pemimpin yang ada disini. Kalian tahu bagaimana kompaknya Presiden dan Wapres ngapain kita pusing-pusing lagi sudah ada yang bagus-bagus begini. Kita lanjut saja terus, negeri ini bagus kok. Pertumbuhan ekonomi bagus kok. Geopark ini kita dukung supaya bisa menghasilkan uang," tandas Luhut.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

TGB Bertemu Luhut

Sebelumnya, Luhut yang merupakan Politikus senior Partai Golkar mengaku sempat bertemu dengan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Senin malam, 9 Juli 2018. Namun, TGB menyebut, pertemuan itu bukan sebagai ajang curhat soal Partai Demokrat.

"Bukan curhat. Saya hanya sampaikan gini, bahwa rasanya yang sampaikan itu normatif. Dan saya mengungkapkan ajakan untuk wacana Pilpres yang sehat. Jadi menurut saya enggak salah apa yang disampaikan, bang. Saya panggil bang karena Beliau yang paling tua. Jadi bukan curhat sama sekali," ucap TGB di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Dia membantah kalau dirinya dibawa oleh Luhut untuk mengeluarkan wacana sebagai alternatif cawapres Jokowi.

"Enggak ada bawa-bawaan. Beliau kan menteri senior kemaritiman, bagiannya pariwasata. Oleh karena itu, Beliau juga in charge untuk sampaikan beberapa bottle neck di Mandalika. Jadi itu inti kami bicarakan, sekaligus supaya Beliau terus mendukung Mandalika," ungkap TGB.

Sebelumnya, Luhut mengaku sempat berbincang-bincang mengenai segala aspek dengan TGB. "Tadi malam (keadaannya) baik-baik, Pak TGB. Kami bincang-bincang baik-baik saja," kata Luhut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Sikap PKB Jika Cak Imin Tak Terpilih Jadi Cawapres Jokowi
Artikel Selanjutnya
Emil Dardak Yakin Gus Ipul Tak Ajukan Gugatan