Sukses

IHSG Diramal Konsolidasi, Cermati 15 Saham Pilihan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi konsolidasi pada Senin (09/8/2018) ini. IHSG bakal terkonsolidasi di kisaran 5.527-5.888.

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan, data ekonomi dan inflasi akan menjadi fokus utama investor pada pekan ini. Lanjar menuturkan IHSG bakal terkonsolidasi pada range 5630-5740. 

"IHSG bakal terkonsolidasi dan data ekonomi, neraca perdagangan serta komposisi eksport import di Jerman, tingkat inflasi dan indeks produksi di China akan menjadi fokus investor pekan depan," tuturnya.

Tak berbeda, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya turut mengatakan IHSG berpeluang konsolidasi pada pekan Senin ini. 

"IHSG masih menunjukkan pola gerak terkonsolidasi wajar ditengah fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah terhadap USD," kata William. William menambahkan IHSG bakal terkonsolidasi di kisaran 5.527-5.888. 

Sementara itu, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Nafan Aji meramalkan IHSG berpeluang menguat pada pergerakan indeks saham. Nafan mengatakan IHSG berada pada rentan 5.662 hingga 5.759 hari ini. 

 

2 dari 2 halaman

Rekomendasi saham

Untuk saham-saham yang dicermati pasca konsolidasi IHSG, Lanjar menyarankan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Salim Invomas Pratama Tbk (SIMP), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). 

Kemudian William memilih saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan juga PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). 

Dan Nafan Aji yang mencermati saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), serta PT Elnusa Tbk (ELSA). 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.193,79
Artikel Selanjutnya
IPO Jadi Cara Startup Kecil Bersaing dengan Unicorn