Sukses

Emas Masih Jadi Pendapatan Terbesar Antam, Kontribusinya Rp 7,37 Triliun

Liputan6.com, Jakarta Pertumbuhan kinerja keuangan Antam pada tahun 2017 yang solid didukung oleh kenaikan kinerja produksi dan penjualan. Nilai penjualan bersih Antam tercatat sebesar Rp 12,65 triliun dengan komoditas emas yang menjadi komponen terbesar pendapatan perseroan.

Kontribusi pendapatan Antam dari penjualan emas sebesar Rp 7,37 triliun atau naik 58% dari total penjualan bersih di tahun 2017. Capaian penjualan bersih emas sendiri naik 33% dibandingkan penjualan tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp5,54 triliun.

Antam sendiri mencatatkan total volume produksi emas di tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 1.967 kg (63.240 oz). Sementara itu volume penjualan emas ANTAM di FY17 tercatat sebesar 13.202 kg (424.454 oz), tumbuh sebesar 29% dibandingkan volume penjualan periode FY16 sebesar 10.227 kg (328.806 oz) seiring dengan strategi pengembangan pasar emas baik domestik dan ekspor serta inovasi produk Logam Mulia ANTAM.

Setelah emas, kontributor terbesar kedua pendapatan antam adalah dari penjualan feronike dengan kontribusi sebesar Rp 3,22 triliun atau 25% dari total penjualan bersih 2017.

Sementara itu, kontributor pendapatan Antam ketiga berasal dari penjualan bijih nikel di tahun 2017 sebesar Rp 1,37 triliun atau tumbuh sebesar 364% dibandingkan nilai penjualan bijih nikel pada periode 2016 sebesar Rp 295 miliar.

Kontributor pendapatan Antam keempat berasal dari penjualan bijih bauksit sebesar Rp 398 miliar naik 283% dibandingkan nilai penjualan bijih bauksit pada tahun 2016 sebesar Rp 104 miliar.

Meningkatnya kuota ekspor bijih nikel, peningkatan harga jual rata-rata dan efisiensi biaya menjadi penopang kinerja pada 2017. PT Samuel Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Aneka Tambang Tbk dengan price earning (PE) 85 kali dan price book value 1,2 kali.

Emas Antam Tersertifikat London Bullion Market Association

 

ANTAM terus berupaya untuk meningkatkan penjualan emas dengan melakukan perluasan pasar. ANTAM telah menandatangani kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk memanfaatkan 205 Kantor Pos di seluruh Indonesia sebagai channel penjualan dan distribusi penjualan emas ANTAM.

Pada Tahun 2017, ANTAM melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia secara resmi melakukan perluasan distribusi pemasaran produk emas ANTAM ke Jepang melalui inovasi produk baru berupa emas batangan motif Hello Kitty (minted-bar Hello Kitty).

ANTAM merupakan satu-satunya gold refinery di ASEAN yang memiliki sertifikat London Bullion Market Association (LBMA). Dengan sertifikat ini, produk emas ANTAM terjamin kepastian berat dan kemurniannya serta bisa diperdagangkan secara internasional.

 

(*)

 

Artikel Selanjutnya
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 645 Ribu per Gram
Artikel Selanjutnya
Laba Bersih Melejit, Saham Antam Melonjak 5 Persen