Sukses

IHSG Dibuka Menguat, Siap Cetak Rekor Lagi?

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ikuti penutupan Wall Street. IHSG dibuka menuju rekor tertinggi.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (10/1/2018), IHSG naik 7,77 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.380,91. Pada pembukaan pukul 09.02 WIB, IHSG menguat 28,49 poin atau 0,45 persen ke posisi 6.401,45.

Indeks saham LQ45 naik 0,52 persen ke posisi 1.088,98. Seluruh indeks acuan bergerak di zona hijau.

Ada sebanyak 128 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Akan tetapi 21 saham melemah. Sementara, 81 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.404,44 dan terendah 6.380,37.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 15.164 kali dengan volume perdagangan saham 308 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 282 miliar. Investor asing melakukan aksi beli Rp 29 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.440.

Secara sektoral, seluruh sektor saham menguat. Sektor saham perkebunan naik 1,42 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor aneka industri mendaki 1,06 persen dan sektor saham perdagangan menanjak 1,08 persen.

Saham-saham catatkan top gainers antara lain saham GTBO naik 25 persen ke posisi Rp 320, saham MABA melonjak 24,80 persen ke posisi Rp 780, dan saham BPFI melonjak 23,73 persen ke posisi Rp 730 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham KARW turun 7,03 persen ke posisi Rp 172, saham RANC tergelincir 6,40 persen ke posisi Rp 322 per saham, dan saham APLN susut 5,17 persen ke posisi Rp 220 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Prediksi Analis

Analis PT Asjaya Indosurya Sekuritas William Suryawijaya menuturkan, rilis data ekonomi penjualan ritel akan turut mewarnai IHSG. Selain itu, pergerakan harga komoditas juga turut memberikan warna terhadap pergerakan IHSG. William memprediksi, IHSG bergerak di kisaran 6.189-6.446 pada Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, Analis PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpeluang lanjutkan koreksi wajar menguji level moving average lima harian. IHSG akan bergerak di kisaran 6.330-6.385.

"Secara teknikal pergerakan IHSG terkonsolidasi tepat usai sentuh level resistance. Indikasi melanjutkan koreksi jika IHSG break out di level 6.370 pada perdagangan selanjutnya," jelas Lanjar.

Artikel Selanjutnya
Rupiah Sempat Tembus 13.800 per Dolar AS, IHSG Turun Terbatas
Artikel Selanjutnya
IHSG Naik Terbatas di Awal Sesi Perdagangan