Sukses

RI Cetak Surplus Perdagangan, IHSG Turun Terbatas

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Akan tetapi, pelemahan IHSG menjadi terbatas lantaran neraca perdagangan Indonesia surplus.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (15/6/2016), IHSG turun tipis 6,76 poin atau 0,14 persen ke level 4.814,82. Indeks saham  LQ45 tergelincir 0,35 persen ke level 820,15. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Pada Rabu pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 4.814,82 dan terendah 4.789,08.

Ada sebanyak 158 saham menguat sehingga mendorong IHSG turun terbatas. 115 saham melemah sehingga membuat IHSG tertekan. 104 saham lainnya diam di tempat.


Transaksi perdagangan saham tercatat 215.219 kali dengan volume perdagangan saham 6,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 3,9 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham barang konsumsi turun 2,25 persen, dan mencatatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham manufaktur susut 1,42 persen dan sektor saham perkebunan melemah 0,03 persen. Sedangkan sektor saham tambang naik 1,78 persen.

Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual sekitar Rp 200 miliar. Pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 200 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.351.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar pada Rabu pekan ini antara lain saham BUMI naik 10,53 persen ke level Rp 84 per saham, saham MEDC menguat 7 persen ke level Rp 1.300 per sahan, dan saham BRMS menanjak 5,88 persen ke level Rp 54 per saham.

Saham-saham BEKS turun 9,41 persen ke level Rp 77 per saham, saham DNAR susut 6,67 persen ke level Rp 126 per saham, dan saham HMSP melemah 5,67 persen ke level Rp 3.660 per saham.

Bursa saham Asia pun bervariasi pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,39 persen ke level 20.467. Indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,16 persen ke level 1.968,83. Indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,38 persen ke level 15.919.

Selain itu, indeks saham Shanghai menanjak 1,58 persen ke level 2.887,21. Indeks saham Singapura menguat 0,21 persen ke level 2.774. Indeks saham Taiawan mendaki 0,35 persen ke level 8.606,37.

"Secara teknikal ada pola tekanan sehingga posisi IHSG rentan tertekan tapi terbatas. Aliran dana investor asing keluar juga sudah mulai mengecil," ujar Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya.

Ia menambahkan, BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 375,6 juta pada Mei memberikan sentimen positif bagi IHSG. (Ahm/Ndw)

Loading