Sukses

Investor Lokal Buru Saham, IHSG Menguat 40 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bervariasi pada perdagangan saham hari ini, tetapi mampu bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan saham.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (13/5/2015), IHSG menguat 40,52 poin (0,78 persen) ke level 5.246,13. Indeks saham LQ45 mendaki 0,97 persen ke level 910,98. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau pada hari ini.

Ada sebanyak 180 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 122 saham melemah. Sementara itu, 86 saham lainnya diam di tempat.
Pada perdagangan saham hari ini, level IHSG sempat tertinggi di kisaran 5.254,86 dan terendah 5.199,20. Transaksi perdagangan saham hari ini cukup ramai.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 287.789 kali dengan volume perdagangan saham 6,87 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 6,41 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham barang konsumsi turun 0,01 persen. Sektor saham perkebunan memimpin penguatan di antara sektor saham di pasar modal Indonesia. Sektor saham perkebunan naik 3,14 persen, sektor saham konstruksi mendaki 1,78 persen, dan sektor saham pertambangan menguat 1,17 persen.

Meski IHSG menghijau, berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 300 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 300 miliar.

Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 7,66 persen ke level Rp 26.000, saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mendaki 5,81 persen ke level Rp 1.730 per saham, dan saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menguat 5,67 persen ke level Rp 1.865 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menekan indeks saham antara lain saham ADHI turun 3,71 persen ke level Rp 2.725 per saham, saham ITMG melemah 2,28 persen ke level Rp 15.000 per saham, dan saham PTPP susut 1,99 persen ke level Rp 3.950 per saham.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada menuturkan, saat ini belum ada berita utama yang menggerakan IHSG. Akan tetapi, koreksi IHSG yang terjadi pada pekan lalu dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali masuk ke bursa saham.

Sementara itu, sektor saham perkebunan yang masih mencatatkan kenaikan pada hari ini, Reza menilai, hal itu didorong ada harapan terhadap perubahan cuaca yaitu El Nino terhadap minyak kelapa sawit (CPO). Pelaku pasar pun merespons positif saham-saham CPO. (Ahm/)

Loading