Sukses

Turun Tangan Atasi Harga Beras, Presiden Sidak Gudang Bulog

Liputan6.com, Jakarta - Komoditas beras terus menjadi sorotan dalam sepekan terakhir ini seiring melambungnya harga pangan ini hingga di atas Rp 10 ribu per kilogram (kg).

Buruknya cuaca yang kemudian mempengaruhi kualitas beras dan jalur distribusi beras disebut menjadi biang kerok kenaikan harga beras tersebut.

Untuk menurunkan makanan pokok warga Indonesia ini, Presiden Jokowi hari ini akan turun tangan dengan mengunjungi gudang Perum Bulog yang ada di Klapa Gading, Jakarta Utara.

Dikutip dari biro pers istana, dengan ditemani beberapa menteri di Kabinet Kerja, Presiden Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi gudang Bulog tersebut pada pukul 10.30 WIB.

Selain memastikan stok beras yang dimiliki BUMN tersebut, Presiden juga akan memastikan operasi pasar yang akan dilakukan pemerintah dengan mendistribusikan sebanyak 300 ribu ton beras ke pasar.

Dengan adanya operasi pasar tersebut, diharapkan harga beras akan kembali turun sehingga tidak menjadi beban bagi masyarakat dan memicu pergerakan inflasi di bulan Februari 2015.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil‎ mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga beras.

Pemerintah berjanji akan menyalurkan beras sebanyak mungkin hingga kebutuhan di pasaran bisa dipenuhi. Ditambah, adanya panen beras pada bulan depan sehingga pemerintah yakin harga akan segera turun.

"Sekarang masih ada cadangan di Bulog 1,4 juta ton. Pemerintah akan lepaskan berapa yang dibutuhkan agar harga beras stabil," papar dia.

Dengan langkah ini, Sofyan meyakini para spekulan yang menimbun beras akan rugi karena banyaknya beras yang digelontorkan pemerintah.  "Mereka berpikir pemerintah tidak akan serius suplai beras," jelas Sofyan‎. (Yas/Nrm)