Sukses

Informasi Awal

  • PengertianTahun Baru Imlek menjadi momen yang sangat penting dalam budaya China. Di momen inilah, biasanya keluarga besar berkumpul. Ada cukup banyak tradisi yang biasanya mereka lakukan, mulai dari membersihkan rumah saat menjelang Imlek sampai apa saja yang dilakukan saat Imlek.

Berita Terkini

Lihat Semua
Topik Terkait

    Tahun Baru Imlek

    Tahun Baru Imlek menjadi momen yang sangat penting dalam budaya China. Di momen inilah, biasanya keluarga besar berkumpul. Ada cukup banyak tradisi yang biasanya mereka lakukan, mulai dari membersihkan rumah saat menjelang Imlek sampai apa saja yang dilakukan saat Imlek.

    Biasanya semua tradisi imlek yang dilakukan sepanjang perayaan Tahun Baru Imlek berkaitan dengan filosofi dan wujud dari doa yang mereka panjatkan untuk tahun mendatang. Ini termasuk dalam berbagai menu yang selalu muncul saat perayaan Imlek.

    Tahun Baru Imlek adalah perayaan penting dalam kalender China yang biasa disebut dengan Kalender Lunar. Perhitungan kalender ini berdasarkan siklus bulan, hingga dari tahun ke tahun ketetapan tanggal Imlek agak berbeda.

    Setiap tahun, Kalender Lunar diwakili oleh salah satu dari 12 hewan, yaitu anjing, babi/babi hutan, tikus, lembu, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, dan ayam jago. Dan di tahun 2023 Masehi ini atau tahun 2574 Kongzili merupakan tahun kelinci air.

    Tradisi Imlek

    Meski hewan yang mewakili tahunnya berbeda, tetapi umumnya tradisi Imlek selalu serupa. Dan berikut adalah beberapa tradisi yang kerap muncul saat perayaan Tahun Baru Imlek.

    1. Warna Merah

    Menjelang Imlek, biasanya akan muncul berbagai ornamen berwarna merah. Lampion-lampion, amplop, lilin, hingga baju berwarna merah.

    Dalam budaya China, warna merah melambangkan keberuntungan dan kegembiraan. Selain itu, warna merah juga dipercaya dapat menangkal roh jahat dan nasib buruk. Ini yang juga menjadi jawaban kenapa lampion dan lentera merah selalu muncul saat Imlek.

    Sementara untuk amplop berwarna merah, dipercaya dapat membawa kebahagiaan dan keberuntungan atau dapat diberikan hanya untuk mengirimkan harapan baik untuk satu tahun lagi.

    2. Barongsai, Genderang, dan Petasan

    Dalam tradisi Imlek juga biasanya muncul tarian barongsai yang diiringi dengan tabuhan genderang dan petasan. Konon, tarian energik ini, genderang, dan petasan dapat menakut-nakuti roh jahat. Menurut legenda, penduduk desa menemukan bahwa suara keras (dan warnanya merah) menjadi cara ampuh untuk menakuti monster bernama Nian dan tradisi itu berlanjut setiap Tahun Baru Imlek. Selain itu, barongsai, genderang, dan petasan juga dipercaya dapat membawa kemakmuran, keberuntungan, dan keberuntungan.

    3. Zodiak Hewan

    Kalender Lunar biasanya identik dengan hewan-hewan. Ada 12 hewan yang mewakili perayaan Tahun Baru Imlek seperti tikus, lembu, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam jantan, anjing dan babi. Hewan-hewan ini digunakan untuk memprediksi karakteristik tahun dan orang yang lahir pada tahun itu, seperti tanda-tanda astrologi. Tahun ini akan menjadi tahun kelinci dan kelinci dapat melambangkan umur panjang dan kedamaian.

    4. Makanan Tahun Baru Imlek

    Makanan bersama menjadi salah satu momen penting selama perayaan Tahun Baru Imlek. Biasanya keluarga besar akan mengadakan pesta besar pada malam tahun baru dan selama perayaan dua minggu.

    Ada banyak menu yang disajikan, namun ikan menjadi menu yang sangat penting saat Imlek. Dalam tradisi China, ikan menjadi simbol kekayaan dan kemakmuran. Selain ikan, ada juga jeruk keprok, pangsit, permen, dan kue almond semuanya dikatakan membawa keberuntungan.

    5. Hal Tabu

    Perayaan Tahun Baru Imlek juga tidak terlepas dari beberapa pantangan atau hal tabu yang dianggap membawa kesialan. Beberapa hal yang dianggap membawa sial saat Imlek adalah melakukan pembersihan termasuk menyapu dan mencuci, memakai barang rusak, memakai pakaian hitam atau putih, memberi atau mendapatkan uang ganjil, serta mengumpat selama Tahun Baru Imlek.