Sukses

Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005

Informasi Klub

  • JulukanThe Blues, Roman Emperor.
  • Tanggal Berdiri10 Maret 1905
  • KandangStamford Bridge (41,663 Penonton)
  • PemilikRoman Abramovich
  • ManajerAntonio Conte
  • LigaDivisi Utama Premier League
  • Manufaktur SeragamAdidas
  • Sponsor SeragamYokohama Tyres
  • Pemain BintangJohn Terry, Eden Hazard, Diego Costa

Prestasi

  • Juara Liga Inggris5 kali; 1954–55, 2004–05, 2005–06, 2009–10, 2014–15
  • Juara Piala FA7 kali; 1969–70, 1996–97, 1999–00, 2006–07, 2008–09, 2009–10, 2011–12
  • Juara Piala Liga5 kali; 1964–65, 1997–98, 2004–05, 2006–07, 2014–15
  • Pemenang Charity/Community Shield4 kali; 1955, 2000, 2005, 2009
  • Juara Liga Champions1 kali; 2011-2012
  • Piala Winners UEFA2 kali; 1970-71, 1997-98
  • Liga Eropa UEFA1 kali; 2012-2013
  • Piala Super UEFA1 kali; 1998

Chelsea Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang bermarkas di Fulham, London. Chelsea didirikan pada tahun 1905 dan kini berkompetisi di Liga Utama Inggris. Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, klub ini telah meraih 4 gelar juara Liga Utama Inggris, 7 Piala FA, 4 Piala Liga, satu trofi Liga Champions UEFA, dua Piala Winners UEFA, dan satu Piala Super UEFA.

Stadion kandang mereka Stamford Bridge, berkapasitas 41.837 kursi penonton, telah digunakan sebagai stadion kandang sejak Chelsea didirikan. Sejak tahun 2003, Chelsea dimiliki oleh Roman Abramovich seorang miliuner asal Rusia.

Kesuksesan pertama Chelsea diraih saat meraih gelar juara liga pada tahun 1955. Beberapa gelar dari berbagai kompetisi juga berhasil diraih pada dekade 1960an, 1970an, 1990an, dan 2000an. Dalam periode lima belas tahun terakhir merupakan periode terbaik kesuksesan Chelsea; yang ditutup dengan untuk pertama kali meraih gelar juara Double winner, Liga Utama Inggris dan Piala FA pada tahun 2010 dan gelar juara Liga Champions UEFA pada tahun 2012.

Kostum utama Chelsea adalah kaus dan celana berwarna biru royal dengan kaus kaki berwarna putih. Kombinasi tersebut telah digunakan sejak dekade 1960an. Lambang klub telah berganti beberapa kali dalam upaya memodernisasi dan mengubah pencitraan.

Lambang yang kini digunakan, yang menampilan seekor singa seremonial memegang sebuah tongkat, merupakan modifikasi dari lambang yang pernah digunakan pada dekade 1950an. Rata-rata jumlah penonton liga pada laga kandang musim 2011–12 sebanyak 41.478 penonton, jumlah tertinggi keenam pada Liga Utama Inggris.

Kiper
1 - Asmir Begovic (Bosnia-Herzegovina)
13 - Thibaut Courtois (Belgia)
37 - Eduardo (Portugal)

Belakang
2 - Branislav Ivanovic (Serbia)
5 - Kurt Zouma (Prancis)
24 - Gary Cahill (Inggris)
26 - John Terry (Inggris)
28 - Cesar Azpilicueta (Spanyol)
34 - Ola Aina (Inggris)
- David Luiz (Brasil)
- Marcos Alonso (Spanyol)

Tengah
4 - Cesc Fabregas (Spanyol)
7 - N'Golo Kante (Prancis)
8 - Oscar (Brasil)
10 - Eden Hazard (Belgia)
12 - John Obi Mikel (Nigeria)
14 - Ruben Loftus-Cheek (Inggris)
15 - Victor Moses (Nigeria)
21 - Nemanja Matic (Serbia)
22 - Willian (Brasil)
29 - Nathaniel Chalobah (Inggris)
- Marco van Ginkel (Belanda)

Depan
11 - Pedro Rodriguez (Spanyol)
19 - Diego Costa (Spanyol)
23 - Michy Batshuayi (Belgia)

 

Skema Antonio Conte

Tanda tanya besar akan penunjukan Antonio Conte muncul ke permukaaan setelah Chelsea di bawah naungannya mesti mengakui ketangguhan tim semenjana asal Austria, Rapid Wienna. Pada pertandingan pramusim pertamanya, The Blues takluk dua gol tanpa balas.

Perubahan skema permainan serta beberapa pemain kunci yang masih liburan pasca perhelatan Piala Eropa di Prancis disinyalir menjadi dua faktor penting kekalahan armada Roman Abramovich.

Meski begitu, nyatanya Chelsea dan Conte mampu bangkit di pertandingan kedua setelah mampu melibas RZ Pellets, tiga gol masing-masing dari Nathaniel Chalobah, Bertrand Traore dan Ruben Loftus-Cheek sukses mengembalikan nama baik Conte sebagai pelatih muda menjanjikan di daratan eropa.

Pekerjaan Rumah Antonio Conte

Meski masih dalam masa pramusim, namun kekalahan dari Rapid Wienna sudah cukup membuat para penggemar Chelsea gusar. Memori buruk musim lalu dimana Chelsea terpuruk di posisi 10 tentu tidak ingin kembali dirasakan oleh para penggemar The Blues. Antonio Conte harus mulai menemukan racikan yang pas untuk skema yang akan digunakan di Liga Inggris dalam beberapa hari ke depan. Liga Inggris yang sangat taktikal dan mengandalkan fisik akan menjadi tantangan tersendiri bagi pria berpaspor Italia. Namun dengan sokongan dana yang tepat dari Abramovich serta strategi yang tepat pada bursa transfer kelak akan membuat Chelsea kembali disegani di antara klub-kub Eropa lainnya.